mau bagi pendapat pribadi saya aja ya menurut saya cdma buat blackberry itu agak kurang bisa berkembang makanya dari dulu flexi,fren,esia ngak mau menggunakan bb pasti ada alasannya
alasannya: 1. orang yang mampu beli bb yang 2 jutaan keatas pasti lebih senang menggunakan gsm karna masih ada pemikiran sinyal gsm lebih baik dari cdma(padahal belum tentu)
2. bb versi cdma masih sangat terbatas handsetnya
3. bb versi cdma mengunakan injek dimana ini bukan sifat bangsa indonesia yang suka gonta ganti kartu
4. bb cdma (pasti serentak menjawab buat yang ngak tahu teknologi dan gadget) "mana ada"
itu aja menurut saya halangan yang akan diterima operator cdma bb
Quote: MALAIKATJUGATAHU said: mau bagi pendapat pribadi saya aja ya menurut saya cdma buat blackberry itu agak kurang bisa berkembang makanya dari dulu flexi,fren,esia ngak mau menggunakan bb pasti ada alasannya
alasannya: 1. orang yang mampu beli bb yang 2 jutaan keatas pasti lebih senang menggunakan gsm karna masih ada pemikiran sinyal gsm lebih baik dari cdma(padahal belum tentu)
2. bb versi cdma masih sangat terbatas handsetnya
3. bb versi cdma mengunakan injek dimana ini bukan sifat bangsa indonesia yang suka gonta ganti kartu
4. bb cdma (pasti serentak menjawab buat yang ngak tahu teknologi dan gadget) "mana ada"
itu aja menurut saya halangan yang akan diterima operator cdma bb
yuppp....kayaknya gw sependapat ma lw..... emang cdma di Indonesia menyasar pasar low-end..dan mengandalkan voice dan sms,,,padahal kualitas akses data cddma gak kalah dengan gsm,,malah lebih bagus.....mungkin dengan adanya BB cdma sedikit merubah pola pikir masyarakat bahwa cdma pun bisa sejajar dengan gsm...
cuma Indonesia itu mrp sebuah fenomena yg unik mo Hp sampe yg paling semahal pun yg beli mah tetep aja byk sampe anak yg msh SD yg pake BB jg byk, heran gw dipake bw apa coba
Quote: MALAIKATJUGATAHU said: mau bagi pendapat pribadi saya aja ya menurut saya cdma buat blackberry itu agak kurang bisa berkembang makanya dari dulu flexi,fren,esia ngak mau menggunakan bb pasti ada alasannya
alasannya: 1. orang yang mampu beli bb yang 2 jutaan keatas pasti lebih senang menggunakan gsm karna masih ada pemikiran sinyal gsm lebih baik dari cdma(padahal belum tentu)
2. bb versi cdma masih sangat terbatas handsetnya
3. bb versi cdma mengunakan injek dimana ini bukan sifat bangsa indonesia yang suka gonta ganti kartu
4. bb cdma (pasti serentak menjawab buat yang ngak tahu teknologi dan gadget) "mana ada"
itu aja menurut saya halangan yang akan diterima operator cdma bb
Point no 1, bisa gua tantang bro... gua nyediain BB cdma mulai harga sejeti saja... cek post gue deh....
Jumat, 31/07/2009 09:19 WIB Variasi Uji Coba BlackBerry CDMA Lebih Rumit Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Jakarta - Indosat belum juga menunjukan tanda-tanda akan merilis BlackBerry CDMA untuk layanan StarOne. Jangankan memasarkan, uji cobanya saja diakui belum rampung sampai detik ini.
Padahal sebelumnya, operator ini berjanji akan merilis layanan BlackBerry untuk CDMA pada Mei 2009 lalu. Namun sejumlah kendala masih belum terselesaikan sehingga rencana peluncuran jadi terkatung-katung.
"Kita belum luncurkan BlackBerry CDMA bukan karena sertifikat impor RIM (produsen BlackBerry) dibekukan. Kalau pun tidak dibekukan tetap saja kami belum bisa, karena uji cobanya saja masih belum selesai," jelas Chief Marketing Officer Indosat, Guntur Siboro, di Hard Rock Cafe, Jakarta, Kamis (30/7/2009) malam.
Lebih lanjut ia menjelaskan, uji coba untuk BlackBerry CDMA memakan waktu relatif lebih lama dibanding BlackBerry GSM seperti yang saat ini beredar di pasaran. "Karena standardisasinya tak seperti GSM."
"Di AS, BlackBerry CDMA semua di-inject, tidak ada yang RUIM card. Jadi mesti disesuaikan. Segala kemungkinan kami coba, baik inject maupun dengan kartu RUIM. Variasi percobaannya lebih banyak. Jadi makan waktu lebih lama," pungkas pria yang sebelumnya menjabat direktur di Indosat itu.
Adapun tipe perangkat BlackBerry CDMA, biasanya memiliki nomor seri akhir 50. Misalnya, BlackBerry Curve seri 8350, Bold 9050, Storm 9550, dan lainnya.
Sejatinya, tak hanya Indosat yang akan merilis BlackBerry untuk CDMA. Operator lainnya yang juga menyatakan siap adalah Smart Telecom. Sementara, Telkom (Flexi), Bakrie Telecom (Esia), dan Mobile-8 Telecom baru sebatas mempertimbangkan.(rou/ash)
Ya mudah2 an realisasinya bener2 bisa memuaskan semua pelanggan....dan sudah seharusnya masalah2 SUSPEND harus ditiadakan lagi..bosen dengernya kalo pake BLACKBERRY tiba2 kena SUSPEND..THX
BlackBerry StarOne Siap Lepas Landas Achmad Rouzni Noor II - detikinet
Jakarta - Setelah molor hampir setengah tahun lamanya, Indosat akhirnya menyatakan siap untuk melepas layanan BlackBerry berbasis teknologi CDMA untuk fixed wireless access StarOne miliknya.
"BlackBerry CDMA StarOne akan kami luncurkan sebelum tutup tahun 2009 nanti," ungkap Group Head Brand Marketing Indosat, Teguh Prasetya, di sela media edukasi HSPA+ di kantor pusat Indosat, Jakarta, Senin (9/11/2009).
Teguh menegaskan, semua peralatan jaringan dan operasional untuk mendukung layanan BlackBerry CDMA telah sepenuhnya siap. "Handset sudah kami pasok dan sedang dalam tahap persiapan pemasaran," katanya tanpa mau mengungkap secara detail.
Indosat sendiri memproyeksikan pasar BlackBerry CDMA yang paling potensial untuk StarOne adalah Jakarta dan Bandung. Meski demikian, StarOne yang saat ini sudah menjangkau 72 kota diharapkan hingga akhir tahun beroperasi di 90 kota di Indonesia.
Saat ini pelanggan StarOne berjumlah 600 ribu. Indosat sendiri mematok hingga akhir tahun bisa meraih 100 ribu pelanggan lagi guna menggenapi target 700 ribu pelanggan StarOne. Teguh belum bisa membeberkan target StarOne jika sudah dilengkapi dengan layanan BlackBerry.
"Tanpa BlackBerry pun akses StarOne bukan hanya voice dan SMS, banyak juga yang jadikan StarOne sebagai modem untuk akses internet. Dan ARPU (pendapatan per pelanggan)-nya pun cukup besar, setiap bulan Rp 30-35 ribu," papar dia.
Indosat merupakan penyedia BlackBerry untuk seluler GSM pertama di Indonesia sejak akhir 2004 silam. Langkah Indosat kemudian diikuti Telkomsel, Excelcomindo Pratama (XL), dan terakhir Natrindo Telepon Seluler (Axis).
Namun sebagai penyedia BlackBerry berbasis CDMA, Indosat kalah cepat dibanding Smart Telecom yang sudah lebih dulu menghadirkannya. Meski Smart berbasis CDMA, namun lisensi layanan yang diusungnya adalah seluler. Sedangkan StarOne adalah CDMA untuk fixed wireless access. ( rou / faw )
Selama ini krn pake ruim paling mentok cuma bisa pake pake cdma canggih HTC 6700,6800 dan 6900.. HTC touch cdma seterusnya nya starone ga bisa pake krn inject semua
Isi dan materi iklan di luar tanggung jawab Forumponsel.com.
Hubungi kami jika merasa di rugikan oleh isi dari informasi yang ada di Forumponsel.com.
Forumponsel.com tidak memperkenankan adanya informasi-informasi ilegal didalam forum.
Generated in 37.407 seconds in which 0.363 seconds were spent on a total of 35 queries. Zlib compression disabled.